About PHI

Logo PHI

Perhimpunan herpetologi Indonesia (PHI) diprakarsai dari Seminar Nasional Herpetologi Indonesia di PILI yang diselengarakan oleh Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan IPB, pada tanggal 26-27 Mei 2007. Para peserta seminar yang hadir bersepakat untuk membentuk Forum Komunikasi, maka dibentuklah Perhimpunan Herpetologi Indonesia (Herpetological Society of Indonesia) yang mempunyai visi dan misi yang diemban serta Anggaran Dasar sebagai pedoman berorganisasi. PHI bersekertariat di Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan & Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB, Jl. Ulin Kampus Darmaga, Bogor. Saat ini PHI diketuai oleh Dr. Amir Hamidy yang bekerja di Puslit Biologi LIPI. Keanggotaan PHI tidak terbatas hanya di kalangan akademisi namun juga di kalangan umum yang memiliki ketertarikan dalam bidang herpetofauna. 

VISI

Menjadi penggerak dan pengembang herpetologi di Indonesia bagi konservasi amfibi dan reptil (herpetofauna).

MISI

1. Mengembangkan kerjasama ilmiah dan keprofesian
2. Memfasilitasi pengelolaan koleksi herpetofauna dan pembinaan sumber daya manusia
3. Menyebarluaskan informasi herpetofauna
4. Mengembangkan jejaring kerja antar lembaga, herpetolog dan pemerhati herpetofauna
5. Menyelengarakan pertemuan ilmiah dan non ilmiah
6. Menyediakan pelayanan ilmiah dan non ilmiah

Peneliti amfibi dan reptil di Indonesia biasanya terdiri dari tiga kelompok. Kelompok pertama adalah kumpulan orang yang bekerja dalam institusi tertentu (misalnya LIPI dan Universitas); kedua: kelompok minat khusus: bisa berupa mahasiswa yang seringkali mendapat bimbingan dari peneliti institusi dan kelompok minat khusus, serta kelompok ketiga adalah perorangan. Berikut disajikan beberapa kelompok yang mendalami amfibi dan reptil di Indonesia baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Daftar yang ada di sini belumlah lengkap dan akan terus diperbarui seiring dengan penambahan informasi yang masuk ke PHI.

MBZ

Museum Zoologi Bogoriense bisa dikatakan sebagai salah satu lembaga tertua di Indonesia yang bekerja di bidang taksonomi . Saat ini tercatat 7 orang  yang aktif sebagai peneliti herpetofauna di LIPI yaitu: 1) Irvan Siddik; 2) Mumpuni; 3) Hellen Kurniati; 4) Awal Riyanto; 5) Dadang R. Subasli; 6) Evy Arida dan 7) Amir Hamidy. Boeadi merupakan salah satu pensiunan LIPI yang juga aktif melakukan penelitian amfibi dan reptil. Helen Kurniati membuat situs web database suara katak Indonesia yang sangat bermanfaat bagi peneliti. Koleksi MZB di bidang amfibi dan reptil kerap menjadi rujukan bagi mahasiswa maupun peneliti herpetofauna di seluruh dunia.

Logo IPBPenelitian mengenai amfibi dan reptil di IPB menyebar di berbagai Departemen dan Fakultas seperti di Departemen Biologi FMIPA, Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK dan Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan & Ekowisata, Fahutan. Mirza D. Kusrini, adalah salah satu pengajar di KSHE yang aktif meneliti amfibi dan reptil. Mirza D. Kusrini juga merupakan salah satu pembina himpunan mahasiswa HIMAKOVA yang di dalamnya terdapat Kelompok Pemerhati Herpetofauna, KPH “Phyton”. Daftar penelitian mahasiswa di bawah bimbingan MDK bisa dilihat pada link berikut.  Beberapa tulisan MDK bisa didownload pada tautan ini.

Penelitian mengenai amfibi dan reptil di UGM didominasi oleh Fakultas Biologi , walaupun juga dilakukan di Fakultas Kehutanan Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan . Staf pengajar yang aktif di bidang ini antara lain Rury Eprilurahman  dan Donan Satria . Kelompok mahasiswa yang aktif di UGM adalah Kelompok Studi Herpetofauna di bawah Fakultas Biologi.

Ahli herpetofauna paling kondang di Indonesia tidak pelak lagi adalah Djoko T. Iskandar dari Departemen Biologi – Sekolah Ilmu Hayati, Institut Teknologi Bandung. Tulisan dari beliau dan juga beberapa hasil penelitian mahasiswa beliau seperti Umilaela bisa diunduh dari website beliau.

Penelitian herpetofauna Universitas Brawijaya diawali oleh Nia Kurniawan dari Jurusan Biologi FMIPA Universitas Brawijaya. Penelitian disini terfokus pada diversitas genus Fejervarya dan artificial reproduction. Saat ini di UB sedang dirintis kelompok studi Herpetofauna dengan kegiatan eksplorasi herpetofauna di Jawa Timur.

Universitas Andalas: Djon Hon Tjong

 Universitas Negeri Papua, Manokwari: Keliopas Krey

 Universitas Cendrawasih: Aditya Karim

 IRATA: Indonesian Reptil and Amphibian Traders Association

 APEKLI: Asosiasi Pedagang Kura-kura dan Labi-labi untuk konsumsi

 

Kelompok Minat Mahasiswa dan Umum

KPH-IPB: Kelompok Pemerhati Herpetofauna (KPH) ini awalnya bernama Kelompok Pemerhati Reptil (KPR) yang didirikan oleh angkatan 27 (tahun 1990), kemudian sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan tentang satwa vertebrata dan penelitian mengenai kelompok satwa amfibi di Indonesia, maka pada tahun 1999 di angkatan 34 (tahun 1997) KPR berganti nama menjadi Kelompok Pemerhati Reptil dan Amfibi (KPRA) dengan nama yang tetap sama “Python”. Dengan mempertimbangkan bahwa reptil dan amfibi adalah satu kesatuan dalam ilmu pengetahuan yang terangkum dalam ilmu “Herpetology” maka mulai tahun 2004 di angkatan 38 (tahun 2001) nama KPRA berubah menjadi Kelompok Pemerhati Herpetofauna “Python”. Secara rutin KPH melakukan monitoring tahunan amfibi dan reptile di kampus, selain terlibat pada kegiatan ekspedisi di berbagai kawasan konservasi. Beberapa mahasiswa KPH kemudian melakukan penelitian akhir mengenai amfibi dan reptil di bawah bimbingan Mirza D. Kusrini

KSH-UGM: Kelompok Studi Herpetologi (KSH) adalah sebuah organisasi di Fakultas Biologi UGM yang bergerak dalam pengembangan kajian ilmu Herpetologi di Indonesia.  Kegiatan KSH dapat digolongkan dalam 3 kelompok, yaitu kajian mengenai segala aspek tentang herpetofauna, penelitian untuk menguak hal baru tentang reptil dan amfibi, serta melakukan konservasi demi kelangsungan hidup reptil dan amfibi.   Kelompok ini juga menerbitkan e-majalah dengan nama herpet News yang bisa didownload melalui website mereka

Biopalas Universitas Sumatera Utara: Biopalas adalah singkatan dari Biologi Pecinta Alam dan Studi Lingkungan Hidup, yakni unit kegiatan mahasiswa di Departemen Biologi FMIPA USU. BIOPALAS merupakan organisasi minat dan bakat yang mempunyai dasar sebagai pecinta alam dan berkecimpung di bidang studi lingkungan hidup. Anggota organisasi ini semua berasal dari Mahasiswa/i Departemen Biologi FMIPA USU. Walaupun subyek peneltian mereka beragam, namun herpetofauna masuk di dalamnya. Anggota kelompok ini cukup aktif melakukan kegiatan pengamatan herpetofauna dan menerbitkan Herpetologer Mania.

Kelompok Pemerhati Herpetologi Salvator – Universitas Andalas.

SIOUX: Rudy Rahardian

 

Perorangan:

Burhan Tjaturadia, fokus penelitian di Papua

Mistar, fokus penelitian di Sumatera

Mediyansyah, fokus penelitian di Kalimantan

Ahmad Fanani, fokus penelitian di Nusa Tenggara

 Reza Marlon

Deni Purwandana 

Jatna Supriatna

 

Peneliti asing yang melakukan penelitian di Indonesia atau meneliti menggunakan spesimen dari Indonesia:

Ron Lilley: Snake Patrol Bali

David Bickford: NUS

Richard Shine

Robert Inger

Ives

Tim Jessop

TS Leong

Kate Alexander

Anders Rhodin

Schijfsma

Eric N. Smith

Michael Harvey

Mark Auliya

Jimmy A. McGuire

Graeme Gillespe

Steven Richards

Rafe Brown

Ben Evans

Alexander Haas

Alan Allison

R. Gunther

Annemarie Ohler

Gernot Vogel

Indraneil Das

Masafumi Matsui

Tatsumo Hikida

Masayuki Sumida

Hidetoshi Ota

Kitchener

David Liem

Church